Jangan Menzhalimi Diri Sendiri

Kita sadar ..

Bahwa Allah pasti mengabulkan doa orang yang terzhalimi.

Yang kita suka gak sadari adalah,

Justru kitalah pelaku zhalimnya.
Zhalim pada diri sendiri.

Karena arti Zhalim adalah : Mengurangi hak.

Contoh ya, ..

Ketika kita sedang ngrumpiin tentang orang lain,
Kita bukan hanya sedang mengurangi haknya dia atas “nama baik” ..
Kita juga sedang mengurangi hak lisan kita, yang sesungguhnya berhak untuk kita perlakukan dgn sebaik-baiknya .. Yakni, jangan buat ia (lisan) untuk bergerak kecuali untuk kebaikan.

Ketika kita putus harapan ..
Kita jg sedang mengurangi hak jiwa untuk mendapatkan ruh yang positive.

Ketika kita sedang menyesali masa lalu,
Kita sedang menzhalimi fikiran pd hal-hal yang sesungguhnya gak perlu.

Belum lagi dengan kaki, tangan, mata, hidung, telinga …
Adalah hak mereka untuk kita jaga dalam kebaikan.

Lalu, ketika diri sendiri sudah terzhalimi ..
Suatu ketika, tercetuslah bayangan akan kegagalan,
Maka organ-organ tubuh yg dizhalimi pun ikut menerima getaran bayangan akan kegagalan, pesimis, gak yakin, dsb ..

Akhirnya terjadilah ..
Yang tidak kita harapkan, yaitu kegagalan ..

Karena tanpa sengaja,
Dengan berfikir negative .. Sinyal yang kita kirim kesetiap anggota tubuh juga hal-hal yang negative ..

Sesungguhnya kerja sel dalam tubuh manusia hanya 1, yakni : menguping

Menguping, apa yang menjadi bisikan hati, dan suara2 dalam fikiran kita.
Dan mereka bekerja, sesuai apa yang mereka dengar.

Lalu, Kun Fayakun ..

Masih tega, menzhalimi diri sendiri?

Wal ‘iyaadzu biLLaah